东盟ungkap kekhawatiran mereka terhadap situasi di Semenanjung Korea

2019
05/23
14:15

名仕亚洲官网/ 名仕亚洲官网登录/ 东盟ungkap kekhawatiran mereka terhadap situasi di Semenanjung Korea

2017年8月5日下午7点18分发布
2017年8月5日下午7:18更新

东盟。 Para Menlu se Asia Tenggara bertemu di Manila dalam pertemuan tahunan ASEAN部长级会议(AMM)。 Salah satu isu yang dibahas yakni mengenai situasi di Semenanjung Korea。 Foto diambil dari akun Twitter @Portal_Kemlu_RI

东盟。 Para Menlu se Asia Tenggara bertemu di Manila dalam pertemuan tahunan ASEAN部长级会议(AMM)。 Salah satu isu yang dibahas yakni mengenai situasi di Semenanjung Korea。 Foto diambil dari akun Twitter @Portal_Kemlu_RI

雅加达,印度尼西亚 - Seperti yang telah diprediksi,salah satu isu yang akan mendominasi pertemuan tingkat tinggi Menteri Luar Negeri ASEAN yakni mengenai suasana di Semenanjung Korea。 Pasalnya,kendati telah bolak-balik dikecam oleh dunia internasional,韩国Utara kerap melakukan uji coba peluncuran rudal。

Teranyar,mereka melakukan peluncuran pada Jumat,28 Juli dan rudal itu berada di udara selama 45 menit serta menempuh jarak 3.700公里。 Menurut analisa yang dilakukan oleh tiga negara Amerika Serikat,韩国Selatan dan Jepang,maka rudal itu bisa mencapai beberapa kota besar di Negeri Paman Sam seperti洛杉矶,丹佛丹芝加哥。 Analisa lainnya menyebut,rudal itu bahkan bisa mencapai jarak terjauh yakni ke纽约丹波士顿。

Untuk mengantisipasi hal itu,maka AS semakin banyak menerjunkan personel militer ke Korea Selatan。 Mereka双关语semakin sering melakukan latihan militer bersama。 Satu langkah yang memprovokasi Korut。

Melihat situasi itu,maka Menlu ASEAN yang bertemu di Manila pada Sabtu,4 Agustus menyatakan keprihatinan mereka。 Hal itu tertuang dalam pernyataan bersama Menlu ASEAN。

“Kami,para Menlu ASEAN kembali menyatakan kekhawatiran mendalam terkait meningkatnya ketegangan di wilayah Semenanjung Korea,termasuk uji coba rudal balistik antar benua(ICBM)yang dilakukan oleh Repulik Rakyat Demokratik Korea pada 4 Juli dan 28 Juli。 Begitu juga peluncuran rudal balistik dan dua tes nuklir di tahun 2016,“ujar para Menlu se-ASEAN dalam pernyataan tersebut。

Perkembangan situasi itu dianggap sangat serius dan dapat mengancam perdamaian,keamanan dan stabilitas di kawasan serta dunia。

“Terkait dengan hal itu,maka kami mendorong Korea Utara agar secepatnya mematuhi kewajiban mereka sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB,”kata mereka lagi。

Para Menlu juga mendorong琼脂Semenanjung韩国terbebas dari senjata nuklir。 Mereka turut mendorong agar Korut menahan diri dan tidak lagi melakukan provokasi dengan kerap melakukan uji coba peluncuran rudal。

Para Menlu se Asia Tenggara itu mengusulkan daripada menggunakan unjuk kekuatan militer,Korut kembali ke meja perundingan untuk menurunkan ketegangan。 东盟mengaku siap berkontribusi membantu perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea。

Sementara,sebagai Ketua ASEAN tahun ini,Filipina pada Jumat,4 Agustus mengatakan tengah mempertimbangkan untuk menurunkan intensitas hubungannya dengan Korut。 Hal itu sesuai dengan himbauan yang disampaikan oleh Amerika Serikat yang menginginkan agar negara ASEAN ikut mengisolasi Korut pasca melakukan uji coba peluncuran rudal。

Kim Jong-un maniak

Juru bicara Departeman Luar Negeri Filipina,Robespierre Bolivar pada Kamis,3 Agustus memastikan isu ketegangan di Semenanjung韩国akan dibahas dalam pertemuan论坛区域东盟(ARF)。 Ia berharap dalam forum tersebut bisa dilakukan dialog yang lebih produktif dan menghasilkan sesuatu yang nyata。

Pertemuan itu juga dihadiri Menlu Korut Ri Yong-Ho dan Menlu AS Rex Tillerson。 Asisten Menlu AS,Susan Thornton memastikan tidak akan ada pertemuan双边antara Tillerson dengan Ri。

Sementara,Presiden Filipina,Rodrigo Duterte,sudah lebih dulu menaikan eskalasi di forum ASEAN dengan menyebut pemimpin tertinggi Korut sebagai maniak。 Dengan gaya bicara Duterte yang blak-blakan,ia menyebut Kim bisa menjadi sosok yang memicu terjadinya perang nuklir di Asia。

“Dia bermain dengan mainan berbahaya dan orang gila ini,jangan tertipu dengan wajah tembamnya yang terlihat baik。 Maniak ini,jika ia berbuat satu kesalahan saja,maka area Asia Timur akan menjadi tanah yang gersang karena perang。 Hal itu harus dihentikan。 Saya katakan kepada Anda jika ini melewati batas,saya tidak tahu apa yang mungkin terjadi pada kita。 Kita tidak akan dapat menanam apa pun yang produktif,“kata Duterte dalam pidato yang disiarkan di televisi secara nasional。 - Rappler.com

免责声明:本文来自名仕亚洲官网新闻客户端自媒体,不代表名仕亚洲官网的观点和立场。